Instructor
Richardus Eko Indrajit
Professional in Education and Technology
About me
Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit, MSc., MBA., MPhil., MA. adalah seorang akademisi, praktisi, penulis, sekaligus tokoh nasional yang dikenal luas dalam bidang teknologi informasi, pendidikan, dan tata kelola organisasi. Dengan latar belakang pendidikan yang multidisipliner di bidang ilmu komputer, manajemen, filsafat, hingga ilmu sosial, beliau mampu memadukan perspektif teknis, bisnis, dan humaniora dalam setiap kiprahnya. Saat ini ia menjabat sebagai Rektor Universitas Pradita serta Presiden Komisaris PT ITSEC Asia Tbk, sembari aktif memimpin berbagai asosiasi, termasuk Asosiasi Sahabat AI (ASA-AI) yang berfokus pada literasi dan etika kecerdasan buatan, serta ACAD-CSIRT yang menjadi pionir keamanan siber di dunia pendidikan.
Karier Prof. Eko terbentang panjang, baik di ranah akademik maupun industri. Ia telah terlibat dalam perancangan strategi transformasi digital di berbagai perusahaan besar dan BUMN, seperti PT Telkom, PT LEN, IDSurvey, dan PAMA Persada. Sebagai konsultan dan penasihat, ia sering diminta memberikan masukan dalam isu strategis nasional, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola TI, keamanan siber, transformasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia. Bidang kepakarannya meliputi enterprise architecture, cybersecurity, digital transformation, artificial intelligence, serta knowledge management. Reputasi tersebut menjadikannya salah satu tokoh yang kerap diundang sebagai pembicara utama pada forum internasional di berbagai belahan dunia.
Sebagai penulis dan pemikir, Prof. Eko sangat produktif dengan karya-karya yang telah dipublikasikan dalam bentuk buku, artikel ilmiah, dan esai populer. Lebih dari 50 buku telah diterbitkannya, mencakup topik teknologi, manajemen, pendidikan, dan spiritualitas. Beberapa di antaranya yang menonjol adalah Deep Learning ala Ignatian, Computational Thinking untuk Guru Indonesia, Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Pariwisata Metaverse-Natural Hybrid. Tidak hanya menulis untuk kalangan akademisi, ia juga menyasar pembaca luas, termasuk guru, mahasiswa, praktisi, hingga masyarakat umum, dengan gaya bahasa yang mudah dipahami namun tetap substansial.
Dalam setiap perannya, Prof. Eko senantiasa menekankan pentingnya menempatkan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Baginya, digitalisasi dan kecerdasan buatan harus berlandaskan etika dan kebijaksanaan, sejalan dengan visi Society 5.0 yang menempatkan manusia sebagai pusat dari perkembangan teknologi. Dengan kontribusinya yang luas, konsisten, dan berkelanjutan, ia menjadi salah satu figur penting yang menginspirasi perjalanan transformasi digital Indonesia menuju masa depan yang lebih inklusif, etis, dan berdaya saing global.